Headlines News :
Topics :
Diberdayakan oleh Blogger.
Create your own banner at mybannermaker.com!
Copy this code to your website to display this banner!
More on this category »
More... »

Kalah dari Palestina, Indonesia Tetap Lolos ke Semifinal

Palembang - Timnas U-23 Indonesia menelan kekalahan 1-2 saat berhadapan dengan Palestina di laga lanjutan Islamic Solidarity Games (ISG). Kendati kalah Indonesia tetap lolos ke semifinal.

Pada babak pertama laga yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Rabu (25/9/2013) malam WIB, Indonesia dan Palestina bermain sama kuat 1-1.

Palestina unggul lebih dulu di menit 16. Ashraf Waghra mengaksekusi tendangan bebas yang berhasil masuk ke gawang yang dikawal oleh Andritany Ardhiyasa.

Indonesia mampu membalas pada menit ke-29. Gol itu dicetak oleh Sunarto lewat titik penalti setelah sebelumnya terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Tamer Seyam pada Fandi Eko Utomo di kotak 16 meter.

Palestina kembali unggul pada menit 62 setelah Alfin Tuasalamony melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, Ashraf Waghra yang menjadi algojo sukses menjaringkan bola ke gawang tim 'Merah Putih'.

Di sisa pertandingan tim besutan Rahmad Darmawan itu tak bisa mencetak gol penyeimbang. Skor 1-2 tak berubah hingga laga usai.

Dengan hasil ini, maka semua tim di Grup B sama-sama mengumpulkan tiga angka. Tapi, Maroko dan Indonesia berhak melaju ke babak semifinal sebab unggul selisih gol.

Maroko akan berhadapan dengan runner-up A, Arab Saudi. Sementara Indonesia akan berhadapan dengan Turki.

Sumber: detiksport

Moyers Janji, MU Kembali Raih Kemenangan

Manchester - Usai melalui lima pertandingan di liga dengan dua kekalahan, David Moyes membawa Manchester United meraih kemenangan atas Liverpool. Moyes pun berjanji bakal membawa United bangkit.

Dua kekalahan di liga itu diterima 'Setan Merah' dari Liverpool dan Manchester City. Kekalahan dari City diakui Moyes begitu menyakitkan. Selain karena status City adalah rival sekota, United juga kalah dengan skor telak: 1-4.

Moyes kemudian berjanji untuk memperbaikinya pada laga melawan Liverpool di babak ketiga Piala Liga Inggris, Kamis (26/9/2013) dinihari WIB. United menang 1-0 pada laga tersebut dan janji Moyes tertepati.

Manajer asal Skotlandia itu mengakui bahwa start United di liga tidak bagus. Namun, dia membantah bahwa hal tersebut bikin frustrasi.

"Itu tidak membuat frustrasi karena saya akan memperbaikinya. Saya akan membalikkan keadaan. Saya yakin itu," ujarnya seperti dilansir Guardian.

"Apa yang sudah saya pelajari? Kami sadar bahwa kami masih harus memperbaiki diri. Saya masih belajar mengenali para pemain."

"Mereka adalah tim yang bagus, mereka menjuarai Premier League musim lalu, tapi kami harus membuat mereka menjadi lebih baik lagi," kata Moyes.

Selanjutnya, United akan menghadapi West Bromwich Albion di Old Trafford, Sabtu (28/9) mendatang, sebelum bertandang ke markas Shakhtar Donetsk di Liga Champions tengah pekan depan.
(dtc/roz) Sumber: detiksport

Roma Bikin Sejarah

Genoa - Kemenangan di markas Sampdoria menciptakan sejarah bagi AS Roma. Atas pencapaian itu pelatih Roma Rudi Garcia memberikan sanjungan tinggi kepada para pemainnya.

Bertandang ke Stadio Luigi Ferraris, Kamis (25/9/2013) dinihari WIB, Roma menang 2-0 lewat gol-gol yang tercipta di babak kedua lewat Mehdi Benattia dan Gervinho.

Itu menjadi kemenangan kelima beruntun di liga yang diperoleh Giallorossi, torehan pertama dalam sejarah mereka. Di pertandingan itu, Garcia diusir tidak lama sebelum Roma mulai mencetak gol.

"Apakah kami ada di buku sejarah? Penting untuk membuat sejarah di akhir musim, kalau sekarang tidak terlalu," kata Garcia kepada Sky Sport Italia.

"Itu tidak penting, saya tidak bilang hal buruk, tapi yang paling penting adalah kemenangan. Sulit untuk mendapatkan angka penuh dalam lima pertandingan pertama, jadi kami senang."

"Semua kredit untuk para pemain saya, karena ini adalah sebuah skuat yang bagus. Semua orang bekerja keras dan tidak sabar untuk bermain bagus demi semua fans," imbuh Garcia.
(dtc/rin) Sumber: detiksport

Liverpool Buang-buang Peluang

Manchester - Liverpool menelan kekalalahan saat melawat ke kandang Manchester United di babak ketiga Piala Liga Inggris. Luis Suarez menyebut bahwa The Reds kalah karena membuang-buang peluang.

Di Old Trafford, Kamis (26/9/2013) dinihari WIB, Liverpool kalah tipis 0-1 dari The Red Devils. Gol yang dilesakan oleh Javier Hernandez menjadi penyebab kekalahan tim besutan Brendan Rodgers itu.

Meski tampil di kandang lawan, Liverpool sebenarnya mampu melakukan penguasaan bola lebih banyak. Whoscores mencatat bahwa Steven Gerrard dkk. mencatatkan ball possession sebesar 53 persen.

Tak hanya itu, Liverpool juga melakukan 17 kali sepakan ke gawang, tujuh kali tak menemui bidang, tujuh kali diblok, dan tiga kali tepat sasaran.

Meski kalah, Suarez menyebutkan bahwa Liverpool sudah bermain cukup bagus.

"Hasil akhirnya tak teralu bagus karena kami kalah, tapi ada perasan bagus karena kami bermain bagus karena kami bermain bagus, kami mencetak peluang dan kami melewatkannya," ungkap Suarez di situs resmi Liverpool.

Larangan Perempuan Duduk Kangkang Abaikan Unsur Keselamatan

 Rencana Pemerintah Kota Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam mengeluarkan aturan yang melarang perempuan duduk terbuka atau kangkang di atas motor menuai pro dan kontra.
Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Yenny Wahid mengungkapkan bahwa sebuah peraturan lahir dengan banyak pengaruhnya diantaranya kondisi sosiologis maupun historis dari masyarakat itu sendiri.
Yenny mengatakan merujuk pada kondisi sosiologis dari masyarakat Aceh yang sangat mengagung-mengagungkan perempuan dan sangat memberikan ruang kepada perempuan dalam ruang publik, menjadi pertanyaan besar buat Yenny dengan adanya aturan tidak boleh duduk kangkang di atas motor.
“Kalau mengambil contoh rujukan historisnya saja, pada zaman dulu seperti Cut Nyak Din katakanlah, itu kan tidak mungkin naik kuda mimpin perang nyengklak (duduk menyamping) kan tidak mngkin, nah dari rujukan sosiologis saja, sudah tidak tepat untuk tidak membolehkan duduk disepeda motor  tidak boleh mengangkang,” kata Yenny saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2013).
Yenny melihat bila Peraturan Daerah (Perda) tersebut dijalankan, maka terlihat kesan dipaksakan. Dengan ada peraturan tersebut justru malah menimbulkan keresahan di masyarakat. Terang Yenny, syariat islam yang penting itu adalah prinsip-prinsip dasarnya.
Prinsip dasar Syariat Islam adalah membawa kemasalahatan atau membawa kesejahteraan bagi masyarakat, bukan sebaliknya membawa keresahan.
“Nah ini dengan adanya Perda, duduk menyamping itu kan riskan jatuh, itu tidak membawa maslahat namanya. Karena unsur keselamatannya terabaikan, hanya masalah sopan satun.Sopan santun itu bagus kalau mau dipupuk di masyarakat, tetapi apakah harus dengan Perda, kalau semua diatur dengan Perda, kiai dan ulama hingga pendeta pensiun dong,siapa yang mengajarkan moralitas di masyarakat kan seharusnya mereka,” ujarnya.
Menurut Yenny, peraturan tidak boleh duduk kangkang di atas motor tidak perlu sampai diatur mendetail ke dalam hukum positif .
“Kalau pemerintahnya khawatir, misalnya dengan keselamatan perempuan di ruang publik, maka itu yang harus dilakukan, mendingan membuat transportasi publik khusus perempuan saja, misalnya angkot khusus perempuan, itu lebih menjamin, dan pasti perempuan lebih suka, dari pada naik sepeda motor,” kata Yenny.
(tribunnews)

Krisis di Yunani Akibat Banyak yang Kemplang Pajak, Bagaimana Dengan Indonesia ?

Salah satu penyebab krisis keuangan yang parah di Yunani adalah besarnya nilai pajak yang selama ini dikemplang. Sebagai bagian upaya selamat dari krisis, Yunani harus mereformasi pemungutan pajak dan sekaligus menindak kecurangan pajak. 

Demikian saran dari pejabat tinggi Uni Eropa urusan pajak, Algirdas Semeta. Dalam wawancara dengan surat kabar Yunani, seperti yang dikutip kantor berita Reuters, Semeta menilai bahwa pendapatan yang hilang dari sektor pajak bisa mencapai lima persen dari output nasional negara itu.

Bahkan menurut perkiraan para pakar, perekonomian Yunani yang tidak terpantau sistem pajak berjumlah lebih dari seperempat dari output tahunan negara itu pada 2011. Ini merupakan level tertinggi di kalangan anggota Uni Eropa.

Di Yunani, sudah menjadi lumrah bagi para pelaku usaha kecil untuk melaporkan penjualan yang lebih rendah dari sebenarnya sehingga membayar pajak pertambahan nilai yang lebih rendah dari seharusnya. Para wirausaha seperti tukang ledeng dan tukang listrik memilih dibayar secara tunai dan tidak membuat tanda terima.

"Menurut perkiraan kami di Komisi Eropa, dari 53 miliar euro pajak yang jatuh tempo kepada negara Yunani, 15 hingga 20 persen seharusnya bisa dipungut," kata Semeta kepada surat kabar Kathimerini.

Dia menyarankan sistem pajak Yunani perlu dirombak dengan peraturan yang lebih ringkas dan mudah. Peraturan baru sedang dirancang untuk mencabut sejumlah pengecualian pajak dan menaikkan pajak properti, korporat dan rumah tangga yang berpendapatan di atas rata-rata. Pemerintah juga berencana memungut pajak atas pendapatan modal dari harga saham yang diperdagangan di bursa Athena.

Langkah-langkah itu diharapkan bakal menambah pemasukan dari sektor pajak sekitar 2,5 miliar euro selama 2013-2014. Menggenjot pendapatan dari sektor pajak perlu bagi Yunani untuk mengatasi krisis utang.

Berita Vivanews tersebut membuat kita berpikir, mungkin saja krisis di negeri kita juga karena banyak yang ngemplamg pajak, apa lagi banyak berita yg kita baca bahwa oknum di instansi pajak juga banyak yg bermain mata dengan para pengusaha... haddeuuuuuhhhhh.....

Golput Pilkada Bekasi Tinggi, KPU Tak Mau Disalahkan

Hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia menyatakan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Bekasi, Jawa Barat, yang digelar hari Minggu kemarin, 16 Desember 2012, hanya 48,81 persen, sementara angka golput justru lebih besar, mencapai 51,19 persen.

Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi pun menolak disalahkan terkait rendahnya partisipasi pemilih pada Pilkada itu. “KPU sudah maksimal melakukan sosialisasi. Bahkan untuk itu kami menggandeng kemitraan dari LSM dan organisasi kepemudaan. Kami juga sudah pasang spanduk di kelurahan dan kecamatan, serta melibatkan media cetak dan radio untuk sosialisasi,” ujar anggota KPU Kota Bekasi, Syafrudin, Selasa 18 Desember 2012.

Menurutnya, sosialisasi pada Pilkada Kota Bekasi 2012 ini bahkan lebih maksimal ketimbang pada Pilkada Kota Bekasi 2008. Apapun, KPU Kota Bekasi saat ini tengah mengkaji secara internal apakah sosialisai yang mereka lakukan sudah efektif atau belum.

“Kami juga kaget kenapa meski saat kampanye cukup meriah, tapi kemeriahan itu tidak berlanjut saat pemilihan,” kata Syafrudin. Ia menduga, ada beberapa faktor yang menyebabkan partisipasi pemilih rendah di Pilkada Kota Bekasi, misalnya figur calon yang kurang diminati pemilih.

“Ini berbeda dengan Pilkada DKI dan Pilkada Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu,” ujar dia. Saat ini, menurut Syafrudin, nama-nama pemilih yang tercantum di Daftar Pemilih Tetap (DPT) lebih pasif. “Banyak pemilih apatis karena masyarakat merasa efek Pilkada ini kecil. Mereka merasa kebutuhan dasar mereka belum terpenuhi dengan ikut berpartisipasi memberikan suara,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi hal serupa pada Pilkada Jawa Barat yang akan berlangsung Februari 2013, KPU Kota Bekasi akan melakukan beberapa evaluasi. “Kami akan coba perbaiki, misalnya soal pendistribusian surat undangan memilih yang menjadi indikator rendahnya partisipasi,” kata Syafrudin. Untuk Pilkada Jabar, KPU akan meminta RT dan RW berperan dalam memotivasi warga memberikan suara mereka.

Apapun, KPU menegaskan angka partisipasi pemilih di Pilkada Kota Bekasi tidak berpengaruh pada keabsahan Pilkada. “Kalaupun partisipasi hanya 5 persen, itu tetap sah,” ujar Syafrudin. KPU Kota Bekasi sendiri baru akan melakukan penghitungan tanggal 20-24 Desember 2012. Hasil Pilkada selanjutnya akan diumumkan sekitar tanggal 29-31 Desember 2012. (vivanews.com)

Ahmad Heryawan : industri yang beroperasi di Jabar diharapkan membuka kantor pusat di wilayah Jawa Barat

Meski banyak industri yang memproduksi di Jabar, namun tidak semuanya berkantor pusat di Jawa Barat, melainkan di wilayah DKI Jakarta. Dengan demikian maka PPh-nya otomatis masuk melalui DKI Jakarta.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, berharap industri yang beroperasi di Jabar diharapkan membuka kantor pusat di wilayah Jawa Barat sehingga memberikan kontribusi PPh bagi Jawa Barat.
"Alangkah eloknya bila mereka berproduksi di Jabar, juga bagi hasil pajak di Jabar secara proporsional," katanya.

Jawa Barat menempati peringkat teratas sebagai daerah tujuan investasi sektor manufaktur, kata Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan di Bandung, Rabu.

"Sekitar 55 persen industri manufaktur nasional ada di Jawa Barat, dan masih teratas pula sebagai daerah tujuan investasi sektor manufaktur," kata Gubernur Heryawan di sela-sela Rapimprov V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar di Grand Royal Panghegar Kota Bandung.

Menurut Heryawan, berdasarkan pernyataan para pebisnis dari sejumlah negara yang berkunjung ke Jawa Barat mereka cukup berminat untuk menanamkan investasinya di Bumi Parahyangan itu.

Bahkan beberapa perusahaan, terutama manufaktur telah memperluas pabriknya di Jawa Barat, dan realisasi investasi modal asing juga terus bertambah di kawasan industri Jabar.
Beberapa kawasan industri yang menjadi lokasi pembangunan industri atau pabrik baru adalah Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Bandung.

"Jabar sebagai provinsi penyangga ibu kota menjadi incaran investor untuk membangun usaha dan pabriknya, kami fasilitasi dengan menciptakan kemudahan dan stabilitas keamanan," kata gubernur.

Menurut Heryawan industri manufaktur yang terus tumbuh adalah otomotif, barang elektronik, pesawat terbang kemudian disusul sektor tekstil dan produk tekstil.

"Kami sudah bertemu dengan para pengusaha dari Korea Selatan, mereka sangat puas dan akan memperluas industrinya di Jabar," kata Heryawan.  (Zack/Ant)
 

Visitor

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hot News Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger